Pendaftaran Pameran Mebel Internasional di Jepara Mulai Dibuka, Begini Cara Daftarnya
Pendaftaran Pameran Mebel Internasional di Jepara Mulai Dibuka, Begini Cara Daftarnya
Pameran mebel Jepara International Furniture Buyers Week (JIFBW) pada 5-19 Maret berbasis website. Calon konsumen diberi kebebasan untuk memilih area mana yang mendambakan dikunjungi. Lewat web site tersebut pula, peserta pameran perlihatkan produk dan usahanya.
Ketua Organizing Committee JIFBW M. Alhaq menyebut, ada empat klasifikasi yang ditawarkan bagi para peserta pameran. Meliputi platinum, gold, silver, dan bronze. Untuk platinum, peserta pameran tak hanya bisa berikan info profil dan lokasi showroom, terhitung bisa menampilkan 10 gambar foto produknya dilengkapi satu video company profile.
Sedangkan untuk gold, peserta bisa menampilkan tujuh foto produknya dan lima foto produk untuk kategori silver. Sementara untuk kategori bronze, hanya bisa menampilkan profil usaha serta alamat showroom atau area produksinya Mebel Jati Jepara adalah Yang Paling Unggul Saat Ini .
Alhaq menerangkan, pendaftaran diakses jadi kemarin (11/2). Sistem pendaftarannya bisa melalui offline maupun online. Pameran mebel berskala internasional tersebut, bisa diikuti semua pelaku furniture di Jepara. Baik yang berasal dari industri mebel besar maupun kecil.
Sejauh ini telah ada kurang lebih 30 calon pendaftar pameran internasional tersebut. Salah satunya Alhaq sendiri. Mulai kemarin, di showroom-nya yang ada di Tahunan telah jadi melakukan persiapan.
Dari pantauan di lokasi, ada dua pekerja yang jadi menata letak produk-produk furniture yang dapat dipamerkan. Mulai dari rak tembok, set meja makan, terhitung aneka ragam meja dan kursi. ”Sebelah ini (calon lokasi pameran, Red) mulanya toko busana istri. Sementara saya pinjam dahulu,” ujar Alhaq Semua UMKM Mebel di Jepara Bisa Jadi Peserta Pameran Berskala Internasional .
Baca Juga : Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Tengah Hutan Jepara, Begini Ciri-cirinya
Dia menjelaskan, karena pemeran ini berbasis website, calon konsumen sementara pameran diberi kebebasan di dalam memilih produk. Karena lokasi pameran tidak terpusat, melainkan di lokasi showroom maupun area memproses tiap-tiap peserta. ”Di situ buyer bisa memilih dan berangkat sendiri. Agar tidak ada monopoli dan kepentingan,” tandasnya Furniture jepara .
Dia menambahkan, pameran ini berbasis web site dan sifatnya bukan online. Melainkan dari kunjungan ke web site itu, buyer selanjutnya bisa memilih showroom mana yang bisa dikunjungi secara offline. Karena produk yang terpajang telah tertulis alamat showroom-nya. Dengan begitu, web site ini bisa menggiring buyer ke showroom offline-nya. ”Jadi, tak sekadar melihat melalui online. Uniknya di situ,” ujar Alhaq.
Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara Eriza Rudi Yulianto menuturkan, persiapan JIBFW konsisten dimatangkan. Pekan depan dapat ada rapat pematangan konsep.
Terkait pameran, nantinya yang dipamerkan bukan hanya showroom peserta, tetapi sentra-sentra kerajinan yang mengenai bersama dengan furnitur dapat dimasukkan di dalam web site tersebut. Itu terhitung sebagai layanan promosi sentra kerajinan furnitur di Kabupaten Jepara. ”Dengan begitu diharapkan bisa turut mengembangkan perekonomian di Kabupaten Jepara. Harapannya, semua pihak mendukung,” terangnya.
Komentar
Posting Komentar